DISTRIBUTOR NASA SEMARANG

Budidaya Durian Agar Cepat Berbuah

BUDIDAYA DURIAN DENGAN PUPUK NASA
Agenresmi-nasa.com 
085-225-959595

PENDAHULUAN 
     Saat ini, permintaan dan harga durian tergolong tinggi, karena memberikan keuntungan bagi siapa saja yang membudidayakan . Sehingga bertanam durian merupakan sebuah prospek usaha agribisnis yang bagus. Cara bertanam durian yang baik merupakan pintu gerbang menuju sukses.
     PT. Natural Nusantara membantu alternatif solusi bagaimana teknis budidaya durian secara intensif, sehingga terjadi peningkatan hasil secara K-3, yaitu Kuantitas, Kualitas dan Kelestarian lingkungan . 


SYARAT PERTUMBUHAN 
     Tanaman durian tumbuh optimal pada ketinggian 50-600 mdpl, intensitas cahaya 40-50 %, dengan suhu 22-30 derajat c, curah hujan ideal 1500-2500 mm/th. Tanah yang cocok, lempung berpasir subur dan banyak kandungan bahan organik , dan pH 6-7.

PEMBIBITAN 
     Pilih bibit  tanaman yang subur, segar, sehat, daun banyak, batang kokoh, bebas hama dan penyakit, percabangan 2-4 arah dan ada tunas baru. 

PERSIAPAN LAHAN 
     Pembukaan lahan sebaiknya pada musim kemarau. Bersihkan alang-alang dan gulma lain serta tanaman keras yang menggangu masuknya sinar matahari. Lahan miring sebaiknya dibuat terasering. Buat saluran-saluran pembuangan air.

JARAK TANAM 
     Jarak tanam yang umum 8 x 12 m atau 10 x 10 m

TANAMAN PELINDUNG 
     Skala luas ditempat terbuka mutlak diperlukan tanaman pelindung, misal lamtoro, turi, gamal, sengon atau pepaya. Tanaman pelindung ditanam setelah penyiapan lahan.

LUBANG TANAM 
     Buat lubang tanam ukuran 50 cm2. Pisahkan tanah bagian atas dan bagian bawah dan biarkan selama kurang lebih 2 minggu. Tanah bagian atas dicampur dengan Natural GLIO + 10 kg Dolomit sampai rata sebagai media tanam, kemudian masukan campuran tersebut ke dalam lubang tanam dan biarkan 1 minggu sebelum bibit ditanam. 

PENANAMAN DURIAN
     Penanaman yang ideal pada awal musim hujan.Gali lubang tanam yang berisi campuran media tanam sesuai ukuran bibit. Ambil bibit dan buka plastik pembungkus tanah secara hati-hati. Tanam bibit sebatas leher akar tanpa mengikuti batangnya . Siram air secukupnya setelah selesai tanam. Akan lebih baik ditambah pupuk organik SUPERNASA dosis 1 botol untuk kurang lebih 200 tanaman . 1 botol SUPERNASA diencerkan dalam 2 liter (2000 ml) air dijadikan larutan induk. kemudian setiap 1 lt diberi 10  ml larutan induk lalu siramkan setiap pohon atau siramkan SUPERNASA 1 sdm/10 lt air/pohon.

PENGAIRAN 
     Pengairan dilakukan sejak awal pertumbuhan sampai tanaman berproduksi. Pada waktu berbunga, penyiraman dokurangi, penyiraman paling baik pagi hari.

PEMANGKASAN 
     Pangkas terhadap tunas-tunas air , cabang atau ranting yang sudah mati dan terserang hamaa dan penyakit, serta ranting-ranting yang tidak terkena sinar matahari. Ketika tanaman mencapai ketinggian tertentu 4-5 m, pucuk tanaman dipangkas.

PEMUPUKAN PADA TANAMAN DURIAN
     Dosis dan jenis pupuk tergantung pada jenis dan kesuburan tanah atau sesuai rekomendasi setempat, 
Umur (tahun
Pukan (kg/ph)
NPK (kg/ph)
Frekuensi /th
1-3
30-50
0,5-1,0
3-4
4-6
75-150
1,5-2,5
2-3
7-10
200-300
3,0-5,0
1-2

     Pemupukan sejak awal pertumbuhan sampai tahun ke-3 dengan pupuk NPK yang kadar N tinggi. 
Waktu pemupukan pupuk kandang sekali setahun pada akhir musim hujan atau awal musim kemarau. Sedangkan pupuk makro sesuai dengan umur tanaman. Caranya dengan menaburkan memutar sesuai dengan lebar pendeknya tajuk tanaman. 
     Siramkan pupuk organik SUPERNASA (0-3 thn) dan POWER NUTRITION (diatas 3 thn) dengan cara sesuai diatas. Semprotkan 3-4 tutup POC NASA +  1 tutup HORMONIK /tangki setiap 1-2 bulan selama masih bisa dijangkau alat semprot.

AGAR DURIAN BERBUAHAN DI LUAR MUSIM 
     Caranya mengatur pembungaan disetiap pohon durian per blok, yaitu jika menginginkan panen durian bulan Agustus-November, maka setiap bulan Maret tanaman pada blok diberi pupuk 1,5-2 NPK+1 sdm POWER NUTRISI per 10 lt air per pohon dan akan lebih bagus ditambah penyemprotan 3-4 tutup POC NASA + 1 tutup HORMONIK per tangki setiap 7-10 hari sekali sebanyak 3-4 kali. Selain itu kira-kira 3 bulan sebelumnya tanah areal penanaman harus dikeringkan. Jika waktu pengeringan turun hujan, tanah disekeliling tanaman dalam radius 5-7 m diberi mulsa dan buatkan saluran pembuangan air.Setelah bunga mekar dan menjadi buah atau 2 bulan setelah bunga mekar, tanaman diberi pupuk NPK dosis 0,5-1 kg /tanaman. Setelah terbentuk buah, uasahakan tanaman tidak mengeluarkan tunas daun karena dapat menyebabkan terjadinya perebutan unsur hara antara buah dan daun , sehingga perlu disiram POWER NUTRITION lagi (1 botol untuk 30-50 pohon). 

PENYERBUKAN 
     Tidak semua bunga bisa menjadi buah karena bunga durian mekar pada sore sampai malam hari sehingga tidak banyak serangga penyerbuk. Selain itu juga tidak semua bunga durian muncul secara bersamaan. Padahal penyerbukan berhasil jika serbuk sari dan kepala nputik harus matang secara bersamaan. Oleh karena itu perlu dilakukan penyerbukan buatan , caranya sapukan kuas halus pada bunga mekar pada malam hari. Untuk memaksimalkan kualitas dan kuantitas, sebaiknya dalam satu areal penanaman tidak hanya satu jenis varietas tertentu, tetapi dicampur dengan varietas yang lain. 

PERAWATAN BUAH 
     Penyeleksian buah setelah berdiameter 5 cm. Sisakan 2 buah terbaik, jarak ideal buah satu dengan yang lain sekitar 30 cm. Tanaman Durian yang baru pertama kali berbuah sebaiknya dipelihara satu atau dua butir buah. Untuk mencegah kerontokan buah setelah berumur 10 hari sejak terbentuk, lebih bagus jika diberikan pupuk makro NPK (0,5-1 kg/pohon) ditambah POWER NUTRITION (1 botol untuk 30-50 pohon).

PENGENFDALIAN HAMA DAN PENYAKIT 
  1. Penggerak Batang (Batocera sp., Xyleutes sp.)                                                                            Menyerang dengan cara membuat lubang pada batang, dahan, atau ranting. Gejala : serangan tanaman layu, daun kering dan rontok akhirnya mati. Pengendalian : sanitasi kebun, potong dan musnahkan batang, dahan atau ranting yang parah terserang , tutup bekas lubang gerakan dengan kapas yang sudah diberi PESTONA + POC NASA atau disemprotkan .
  2. Penggerak Buah (Tirathaha sp., Dacus dorsalis)                                                                            Gejala : buah menjadi busuk berulat dan akhirnya rontok. Semprotkan sejak awal dengan PESTONA atau PENTANA +AERO 810 sejak buah berumur 1 minggu,Gunakan perangkap METILAT LEM .
  3. Kutu Putih (Pseudococus sp.)                                                                                                        Hama ini menyerang dengan mengisap cairan dan bisa sebagai pembawa penyakit embun jalaga dan penyebaran dibantu semut. Gejala serangan daun keriting dan merana, sehingga bunga dan buah bisa rontok. Semprotkan PESTONA atau PENTANA + AERO 810 secara bergantian.
  4. Ulat Daun (Papilia sp., Setora sp., Lymatria sp.)                                                                            Ketiga ulat ini menyerang dengan cara memakan daun sehingga berlubang dan rusak. Semprotkan PESTONA atau PENTANA + AERO 810 secara bergantian. 
  5. Penyakit Kanker Batang (Phytophthora palmivora)                                                                    Gejala : serangan adanya luka yang mengeluarkan lendir warna merah pada kulit batang bagian bawah dekat tanah. Setelah batang busuk, pucuk-pucuk tanaman akan mengering, daun layu dan rontok, dan akhirnya mati. Pengendalian : dengan sanitasi kebun, memperlebar jarak tanam, penekanan gulma, pemangkasan, sejak awal sebelum tanam sebarkan Natural GLIO atau oleskan pada batang yang luka kemudian tutup dengan parafin, kerok batang terserang sampai warna coklat tidak kelihatan kemudian semprot PESTONA +POC NASA. 
  6. Penyakit Busuk Akar (jamur Fusarium sp.)                                                                                  Jika dibelah pada bagian korteks akan tampak warna coklat dan bagian berkayu akan tampak warna merah muda dengan bercak coklat. Tanaman yang terserang dimusnahkan dan dibakar Serta bekas lubang tanaman ditaburi kapur + Natural GLIO , perbaiki sistem draenase serta sejak awal pakai Natural GLIO sebagai pencegahan.
  7. Penyakit Bercak Daun (Jamur Colletotrochum sp.)                                                                      Gejala : adanya bercak-bercak besar kering pada daun tanaman yang akhirnya berlubang. Potong daun terserang dan semprotkan Natural GLIO + POC NASA sebagai npencegahan gunakan fungisiida berbahan aktif tembaga.
  8. Penyakit Jamur Upas (Pink disease)                                                                                            Gejala : munculnya cairan kuning pada bagian batang terserang dan diselimuti dengan benang-benang jamur berwarna mengkilat berbentuk seperti laba-laba sehingga menyebabkan kematian pada batang. Potong bagian terserang, kurangi kelembaban, Oleskan Natural GLIO +POC NASA pada bagian terserang atau fungisida berbahan aktif tembaga.
  9. Penyakit Akar Putih (Jamur Rigodoporus lignosus)                                                                    Daun kuning kemudian coklat sebelum akhirnya menggkerut dan gugur dan buang semua tanaman inang dari areal kebun, gunakan Natural GLIO sebagai pencegahan.
  10. Penyakit Busuk Buah (Jamur Phytophthora sp.)                                                                          Gejala adanya bercak-bercak basah berwarna coklat kehitaman pada kulit buah, kemudian busuk dan pada bagian terserang twerbentuk miselium dan sporangia berwarna putih. Gunakan Natural GLIO sebelum tanam sebagai tindakan pencegahan , sanitasi kebun.
CATATAN ; 
Jika pengendalian hama dan penyakit dengan pestisida alami belum mengatasi, sebagai alternatif terakhir bisa digunakan pestisida kimia yang dianjurkan . Agar penyemprotan lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat, Perata, Pembasah AERO 810 dengan dosis 0,5 tutup botol per tangki.


PEMANENAN BUAH  DURIAN
Waktu panen berbeda tergantung jenis varietas. Jenis monthong sekitar 125-135 hari setelah bunga mekar, jenis chanee srekitar 110-116 hari setelah bunga mekar. Buah durian mengalami tingkat kematangan sempurna 4 bulan setelah bunga mekar. Waktu petik berdasar tanda-tanda fisik ,misal ujung duri coklat tua, garis-garis diantara duri lebih jelas, tangkai buah lunak dan mudah dibengkokkan, ruas-ruas tangkai buah membesar, baunya harum, terdengar bunyi kasar dan menggema jika buah dipukul. Cara panen dengan memetik atau memotong buah dipohon dengan pisau atau galah berpisau. Bagian yang dipotong adalah tangkai buah dekat pangkal batang dan usahakan buah durian tidak sampai terjatuh karena mengurangi kualitas buah.
     

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Budidaya Durian Agar Cepat Berbuah"

Posting Komentar