DISTRIBUTOR NASA SEMARANG

Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Karet

Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Karet


1. HAMA Pada Tanaman KARET

  • Kutu tanaman (Planococcus citri)
    • Gejala : merusak tanaman dengan menghisap cairan pucuk batang dan daun muda. Bagian tanaman yang di isap menjadi kuning dan kering.
    • Pengendalian : Menggunakan BVR atau PESTONA dengan cara di semprotkan.
  • Tungau (Hemitarsonemus, Paratetranychus)
    • Gejala : menghisap cairan daun muda, daun tua, pucuk sehingga tidak normal dan kerdil, daun berguguran.
    • Pengendalian : Menggunakan Natural BVR atau PESTONA
2. PENYAKIT Pada Tanaman KARET
     Penyakit yang menyerang bagian akar, batang, daun dan bidang sadap, sebagian besar disebabkan oleh jamur. Penyakit tersebut antara lain :
  • Penyakit Pada Akar : Akar Putih (Jamur Rigidoporus lignosus), Akar Merah (Jamur Ganoderma pseudoferrum), Jamur Upas (Jamur Corticium salmonicolor).
  • Penyakit Pada Batang : Kanker Bercak (Jamur Phytophthora palmivora), Busuk Pangkal Batang (Jamur Botrydiplodia theobromae).
  • Penyakit Pada Bidang Sadap : Kanker garis (Jamur Phytopthora palmivora, Mouldy rot (Jamur Caretocysstis fimbriata).
  • Penyakit Pada Daun : Embun tepung (Jamur Oidium heveae), Penyakit Colletorichum (Jamur Coletophthora), Penyakit Phyptopthora (Jamur Phytophthora botriosa).
Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Pada Karet Karena Jamur :
  • Menanam bibit sehat dan dari klon resisten.
  • Pemupukan lengkap dan seimbang (makro - mikro) dengan jenis pupuk, dosis dan waktu yang tepat.
  • Taburkan Natural GLIO sebelum atau pada saat tanam sanitasi kebun.
  • Pemangkasan tanaman penutup yang terlalu lebat.
  • Bagian yang terserang segera dimusnahkan.
  • Penyadapan tidak terlalu dalam dan tidak terlalu dekat tanah.
  • Pisau sadap steril.
  • Khusus penyakit embun tepung, daun digugurkan lebih awal dan segera dipupuk nitrogen dengan dosis dua kali lipat dan semprot dengan POC NASA 3 - 5 tutup / tangki.

Catatan :
==> Jika pengendalian hama penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum mengatasi, dapat dipergunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata AERO-810, dosis ± 5 ml (1/2 tutup) / tangki semprot. Penyemprotan herbisida (untuk gulma) agar lebih efektif dan efisien dapat dicampur Perekat Perata AERO-810, dosis ± 5 ml (1/2 tutup) / tangki semprot.


Demikianlah Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Karet, semoga bermanfaat untuk semua petani karet di Indonesia hingga panen meningkat dan untung berlipat. Bagi Anda petani karet yang membutuhkan Pupuk NASA Untuk karet ini, percayakan pemesanan kepada kami, garansi 100% produk sampai pada alamat pemesan. Kepercayaan Anda adalah kehormatan bagi kami.

Kami Distributor Resmi NASA N-406957 atas Nama : ARI KRISTIANTO, merupakan agen resmi, supllier, dan stockist Pupuk NASA, kami melayani pembelian baik secara online maupun offline, Bagi Anda yang berminat untuk menjadi Mitra kami, kami membuka peluang usaha kepada Anda untuk Bergabung Menjadi DISTRIBUTOR NASA di area Anda. Dapatkan harga khusus potongan 20% - 50% dengan menjadi Agen Resmi NASA kami.
Hubungi kami 085-225-959595 atau 0857-5692-2292

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Karet "

Posting Komentar